Sriyanti Isti Purnani ,S.ip Kasubag Publikasi Humas Pemda Sleman ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan bahwa persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sleman sudah mencapai 90% tinggal menunggu waktu pelaksanaan, Gladi Kotor persiapan pelantikan Bupati Sri Purnomo dan Wakil Bupati Yuni Satia Rahayu telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan gladi bersih pada hari senin 9 agustus 2010 di kantor DPRD Sleman, gladi kotor dihadiri oleh Bupati terpilih Sri Purnomo , ketua DPRD dan unsur pemerintahan kabupaten sleman yang lain akan tetapi Wakil Bupati terpilih Yuni Satia Rahayu tidak bisa hadir dalam gladi kotor tersebut dikarenakan masih berada di Jakarta, Tamu undangan yang akan menghadiri pelantikan bupati pada 10 agustus tersebut diperkirakan sekitar 1300 tamu Undangan antara lain Gubernur DIY, Muspida Propinsi DIY, Sekda Propinsi DIY, Muspida Kabupaten Sleman , Tim penggerak PKK Propinsi DIY, Semua anggota DPRD, Ketua-ketua Komisi, Pimpinan DPRD, Ketua – ketua Komisi DPRD, Pimpinan DPRD, Keluarga Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Lurah-lurah Propinsi DIY, Mantan-mantan Bupati Kabupaten Sleman, Rektor-rektor perguruan tinggi DIY, Organisasi-organisasi Sosial di Sleman, Mantan-mantan calon Bupati yang tidak terpilih, dan unsur-unsur pemerintahan yang lain.Mantan Bupati Non aktif Ibnu Subiyanto yang sekarang sedang ditahan diencanakan akan di undang untuk menghadiri pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Periode 2010-2015, surat undangan resminya sudah berada ditangan Ketua DPRD(Can)
Mengenai Saya
- Indo Berita nusantara
- jakarta, selatan, Indonesia
- Indo Berita Nusantara merupakan situs berita internet yang memberikan informasi berbentuk berita diseluruh nusantara Alamat Jl. Joe. Gg. Kelapa Hijau Telp.(021)98265014 Anda punya berita atau informasi silahkan kirim ke e-mal : ibernas.jakarta@yahoo.com
Sabtu, 07 Agustus 2010
Kesiapan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Jelang Ramadhan
Surabaya-Ibernas (6/8), Kantor Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Jalan Airlangga No 20 Surabaya. Sudiyanto (Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Surabaya) dalam tanggapannya tentang kesiapan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan menjelang Ramadhan.
Kesiapan yang dilakukan oleh BPOM Surabaya menjelang Ramadhan yaitu pembuatan surat edaran berisi himbauan ditujukan kepada pengusaha agar tidak menjual barang yang sudah kadaluarsa, rusak dan tidak layak dijual kepasaran serta akan meninjau langsung dengan melibatkan tim yang beranggotakan dari beberapa instansi.
BPOM memiliki kewenangan untuk pengawasan peredaran makanan, minuman, obat dan kosemetik khususnya produk yang memiliki kode MD (makanan dalam) dan ML (makan luar negeri atau import) serta perizinan edar mulai dari free market (sebelum produk diedarkan kepasarann) dan post market (setelah makanan beredar dipasaran).
BPOM menghimbau kepada masyarakat dalam pembelian produk agar memperhatikan fisik (kondisi produk, kemasannya rusak atau tidak), no pendaftaran (MD/ML), tanggal kadaluarsa serta no batch (mewakili 1 kali proses produksi). 20112
Jumat, 06 Agustus 2010
Taushiyah MUI Jawa Timur
Surabaya (IBERNAS)-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Jawa Timur menyatakan siap untuk menghadapi bulan Ramadhan dan megeluarkan selebaran yang berisikan taushiyah atau himbauan kepada seluruh umat muslim di Jawa Timur agar dapat menjalankan ibadahnya secara khusyuk.
Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Jawa Timur telah membuat selebaran berisikan taushiyah yang akan diberikan kepada Gubernur, MUI Daerah serta dewan Masjid seluruh Jawa Timur agar didistribusikan kepada masyarakat. Selebaran tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi umat Islam dalam pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan.
Adapun beberapa isi taushiyah MUI Propinsi Jawa Timur antara lain ; Menyerukan dan mengajak segenap umat Islam untuk bersama-sama menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H/2010 M, dengan memperbanyak amal ibadah, baik secara ritual maupun sosial, sesuai ketentuan syari’ah Islamiyah dan berpegang teguh pada ajaran Islam yang benar berdasarkan Al-Qur’an Kariem dan as-Sunnah serta Ijma’ Ulama ; Bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang paling dihormati dan disucikan bagi umat Islam, sehingga merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mensucikan jiwa (Tazkiyatunnafs). Untuk itu perlu digiatkan berbagai amalan ibadah yang dapat memperkuat dan meneguhkan keimanan & ketaqwaan kepada Allah SWT, antara lain :dengan menunaikan zakat, memperbanyak shodaqah, dzikir/taqarrub dan amalan-amalan shalih lain, seperti membaca Al-Qur’anul Kariem, pengajian/pembinaan mental ruhaniyah, shalat-shalat sunnah (Tarawih/Witir, tahajjud, dsb) ; Menjauhkan berbagai perbuatan, ucapan maupun sikap yang dapat merusakkan nilai/pahala ibadah khususnya yang terkait dengan hubungan kemaksiatan mata, telinga, mulut, anggota badan lainnya, terutama mengenai gerak hati yang harus dipelihara agar tidak mengarah kepada kemaksiyatan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharapkan agar semua pihak menghormati dan mematuhi ketentuan-ketentuan pemerintah dengan penuh kesadaran dan mengusahakan agar berbagai bentuk kegiatan yang mengandung unsur-unsur kemaksiyatan dapat dicegah.
Kepada aparat keamanan, khususnya POLRI dan segenap perangkat yang bertugas dibidang KAMTIBMAS, dimohon agar dapat meningkatkan tugas-tugas pengamanan, termasuk pelarangan petasan sebab ini dapat menganggu kekhusyu’an ibadah Ramadhan.
Rencananya pada Selasa 10 Agustus 2010, akan diadakan "Pawai Damai" dengan melibatkan sekitar 23 organisasi masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur. [Ah/Sa]
RAKERDA Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Se-Kalimantan Tengah
Palangka Raya, Rabu (5/8) Gerakan PKK yang berusia 38 tahun ini telah tumbuh dan berkembang sesuai dengan dinamika yang terjadi di masyarakat, untuk itu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga hendaknya dapat menyikapi berbagai perubahan yang ada dengan memberdayakan dan meningkatkan peran keluarga secara lebih luas serta dapat melaksanakan peran dan fungsi masing-masing sebuah keluarga. Bila peranan dan fungsi yang akan dijalankan dapat terwujud maka taraf hidup dan kesejahteraan keluarga akan meningkat dibidang apapun.
Pembangunan disegala bidang akan dapat diwujudkan dan semata-mata bukan mimpi belaka, dengan ini Pemerintah Daerah harus melibatkan semua unsur masyarakat yang mempunyai potensi dan kreativitas bernilai tinggi yang mampu bersaing di segala bidang termasuk semua kaum wanita. Dalam hal membangun Provinsi Kalimantan Tengah ini untuk lebih maju di segala sektor kehidupan, maka dalam hal ini kaum wanita di ikut sertakan untuk dapat berkiprah dan berperan penting secara luas. Wanita dalam hal ini adalah sebuah subyek yang pekerjaannya hanya untuk menekuni suatu aktivitas yang monoton saja (Pendapat Umum). Karena wanita juga dapat menjadi seorang pemimpin, penggerak, pembina dan sebagai subyek pembangunan keluarga serta masyarakat yang berupaya untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Ini semua merupakan suatu cita-cita pembangunan yang ingin dicapai secara bersama demi terwujudnya keluarga dan masyarakat yang sejahtera juga berkualitas serta meningkatnya pelayanan kesehatan masyarakat, kata Teras Narang, SH (Gubernur Kalteng selaku Ketua Penyantun TP-PKK) dalam sambutanya.
Teras Narang, SH juga berharap agar PT-PKK sebagai mitra pemerintah untuk tetap solid dan maju ke depan, dari hasil rapat ini diharapkan agar TP-PKK untuk tetap menjaga menjaga kesinambungan prorgam sehingga dapat memberikan perubahan kehidupan bagi keluarga dan masyarakat, untuk itu Gubernur selaku Ketua menginginkan agar hasil RAKERDA ini dapat melahirkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan di seluruh daerah Provinsi Kalteng.
TP-PKK dalam program kerjanya ke depan diinginkan untuk lebih memprioritaskan pada bidang pendidikan dan kesehatan, menaggulangi kemiskinan dan masalah-masalah sosial yang ada pada masyarakat. Untuk itu kerjasama yang bersinergi dan saling mendukung sangat diharapkan sekali untuk program kerja yang telah direncanakan dapat terealisasikan dengan baik. (ACH)
Gunung Kidul 5 agustus 2010 – Audiensi Penyampaian aspirasi kepada Bupati Gunung Kidul
Audiensi Penyampaian Aspirasi LSM GCW(Gunung Kidul Corruption Watch), PUKAT(Perempuan Penggerak Ekonomi Rakyat) dan 15 perwakilan masyarakat Gunung Kidul kepada Bupati Gunung Kidul terkait 5 tahun Pemerintahan kedepan, audiensi diterima langsung oleh Bupati Gunung Kidul Prof. Dr.Ir H Sumpeno Putro M.Sc di kantornya. aspirasi yang disampaikan oleh M.Dadang Iskandar sebagai koordinator GCW antara lain meminta agar Bupati dan Wakilnya dapat memenuhi janji-janjinya pada waktu kampanye dan menciptakan ,mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dari korupsi sehingga Gunung kidul dapat lebih maju lagi ,selain itu pembenahan infrrastruktur jalan yang rusak agar menjadi perhatian untuk lima tahun kedepan,dalam tanggapanya Bupati Gunung kidul mengatakan bahwa Jabatan adalah amanah, oleh sebab itu dalam pelaksanaan tugasnya nanti akan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalime yang tinggi, menurutnya Good governance dan clean governance dalam pemerintahan adalah hal yang mutlak untuk dilaksanakan, pemerintah Kabupaten Gunung Kidul akan senantiasa memberikan pelayanan prima bagi masyarakatnya ,Bupati Gunung kidul juga berpesan kepada jajaran pemerintahannya agar jangan sekali-kali berbohong apalagi menipu masyarakat,karena menurutnya Pemerintah adalah abdi masyarakat,bukannya sebaliknya.(CAN)
Gunung Kidul 4 agustus 2010 – Penyerahan bantuan dari program IOM
Penyerahan Bantuan 45 ekor sapi dari program IOM( International Organization For Migration) Indonesia Oleh Prof. Dr.Ir Sumpeno Putro Bupati Gunung Kidul dalam Rangka Pemulihan Usaha Mikro dan Kecil Pasca gempa di D.I.Y dan Jawa Tengah ,pemerintah Gunung kidul akan mengusahakan Bantuan-bantuan internasional yang lain tidak hanya dari IOM( International Organization For Migration ) saja dengan tujuan agar masyarakat bisa mengembangkan usahanya, dalam sambutannya Bupati Gunung Kidul juga meminta kepada pihak IOM agar terus melanjutkan program –programnya di Gunung Kidul , tidak hanya di giripurwo saja diharapkan desa-desa lai nya juga bisa dibantu oleh IOM, ada 3 desa di Gunung Kidul yang sudah dibantu oleh IOM( International Organization For Migration ) desa-desa tersebut adalah Desa Patal Kecamatan Paliyan dengan sektor Perak nya dengan penerima manfaat berjumlah 97 orang, Desa Semoyo Kecamatan Pathuk dengan sektor peternakan sapi dengan jumlah penerima manfaat 99 orang.Desa Giri purwo Kecamatan Purwosari ada 2 sektor yang dibantu yaitu sektor peternakan sapi dengan jumlah penerima manfaat 215 orang, dan sektor pengolahan makanan dengan penerima manfaat 84 orang.Jumlah total penerima manfaat yang telah dibantu oleh IOM( International Organization For Migration ) di Kabupaten Gunung Kidul berjumlah 495 orang. IOM( International Organization For Migration ) dan JRF (Java Reconstruction Fund) telah membantu sekitar 3000 masyarakat seluruh DIY (CAN)
Langganan:
Postingan (Atom)
