Mengenai Saya

Foto saya
jakarta, selatan, Indonesia
Indo Berita Nusantara merupakan situs berita internet yang memberikan informasi berbentuk berita diseluruh nusantara Alamat Jl. Joe. Gg. Kelapa Hijau Telp.(021)98265014 Anda punya berita atau informasi silahkan kirim ke e-mal : ibernas.jakarta@yahoo.com

Kamis, 29 Juli 2010

Aksi Unjuk Rasa Aliansi Rakyat Melawan Politisi Busuk (ARMPB) Menuntut Gubernur Jatim Menunda Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Blitar

Pada 29 Juli 2010, berlangsung aksi unjuk rasa di Kantor Gurbenur Jawa Timur Jalan Pemuda No. 110 Surabaya, sekitar 50 aktivis dengan mengatasnamakan Aliansi Rakyat Melawan Politisi Busuk/ARMPB (Forum Peduli Pilkada Bersih, Front Mahasiswa Revolusioner, Komite Rakyat Pembrantas Korupsi dan Rakyat Tuntut Amanah Keadilan) dikoordinir Mohamad Trianto (Korlap ARMPB) menuntut penundaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Blitar (Samanhudi Anwar– Purnawan Buchori). Dalam aksinya mereka menuntut Polda Jatim agar selalu mengawasi kinerja Polresta Blitar saat memproses hukum seluruh pelanggaran tindak pidana Pemilihan Umum Kepala Daerah/Pemilukada (7 kasus). Kejaksaan Tinggi Jatim agar selalu mengawasi kinerja Kejaksaan Negeri Blitar saat memproses hukum seluruh pelanggaran tindak pidana dalam Pemilukada (7 kasus). Pengadilan Tinggi Jatim agar selalu mengawasi kinerja Kejaksaan Negeri Blitar saat memproses hukum seluruh pelanggaran tindak pidana dalam Pemilukada (7 kasus). Gubenur jatim agar menunda proses pelantikan pemenang pasangan calon Walikota dan wakil walikota Blitar (Samanhudi Anwar – Purnawan Buchori), karena telah berstatus tersangka. Tegakkan Supremasi Hukum di Bumi Proklamator. Wujudkan tata kelola Pemerintahan Kota Blitar yang bersi, Demokratis dan berwatak Kerakyatan. Aspirasi mereka diterima oleh pihak kantor Gubernur Jatim yang diwakilkan oleh Bp. Gatot dan pihak Mapolda Jatim dengan Kasat Intel Ratno Kuncoro, SIK. (20131).

Aksi Lanjutan Pemuda Pancasila Menuntut Bank Century


Surabaya, Ibernas (28/7),
Majelis Permusyawaratan Cabang Pemuda Pancasila Surabaya kembali menggelar aksi menuntut pengembalian dana nasabah Bank Century, kali ini aksi digelar di depan Bank Mutiara Jalan Kertajaya No 97A Surabaya dan diikuti sekitar 60 orang terdiri dari nasabah Bank Century dan anggota Pemuda Pancasila Surabaya dikordinir Rudi Setiawan (Pengurus Majelis Permusyawaratan Cabang Sukolilo Pemuda Pancasila Surabaya) melakukan aksi unjuk rasa menuntut pengembalian dana nasabah Bank Century. Dalam aksinya, pengunjuk rasa membentangkan beberapa spanduk / poster yang bertuliskan antara lain “SBY: Pantas masuk Muri karena sering bentuk tim-tim apa gak ngerti bertahta negara”, “Produk perbankan Bank Mutiara palsu”, dan “Bank Mutiara kembalikan uang nasabah yang yang telah kau curi”. Selain itu, Rudi  mengatakan antara lain Pemuda Pancasila siap melakukan pengawalan terhadap aksi unjuk rasa dari nasabah Bank Century dalam menuntut pengembalian dana sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap persoalan yang dihadapi oleh nasabah dan meminta pemerintah untuk segera mengembalikan dana para nasabah dan tidak membuatnya menjadi berlarut-larut serta mendapatkan respon dengan cepat.
Sehubungan hal itu, Parmadi (nasabah Bank Century) meminta Bank segera mengembalikan dana para nasabah serta kejelasan transaksi yang berada di rekening Bank Century dan diharapkan hal ini direspon dengan cepat.
Aksi berjalan lancar dan damai. Aksi unjuk rasa juga digelar empat tempat (Rajawali, Kertajaya, Panglima Soedirman dan RMI Bratang) dengan waktu yang bersamaan. Sebelum membacakan orasi, Taufik Monyong dan Gayatri melakukan aksi teatrikal dengan penyelenggelan Bank Century yang merupakan aksi protes nasabah terhadap Bank tentang kejelasan waktu pengembalian dana dan pelemparan kondom berisi cairan berwarna hitam ke arah Bank Mutiara. Aksi dilanjutkan ke Jalan Kusuma Bangsa No 27 Surabaya merupakan kediaman Lila Gondokusumo (Direktur Pemasaran Bank Mutiara). Selain itu, aksi akan terus digelar sampai 30 Juli 2010 yang merupakan acara puncak dari aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gayatri serta simpatisan Pemuda Pancasila serta ada rencana aksi yang digelar di Jakarta.


Rencana Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Kalimantan Tengah Tengah Terpilih Periode 2010-2015

Dari hasil rapat di Kantor Kementrian Dalam Negeri Provinsi Kalteng tanggal 23 Juli 2010, yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri DPRD (Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Otonomi Daerah), telah ditetapkan hari pelantikan Gubernur/Wagub Prov. Kalteng pada tanggal 4 Agustus 2010 DPRD Kalteng.     Terkait dengan pelantikan Gubernur  dan Wakil Gubernur, Kementerian Dalam Negeri tetap beredoman pada ketentuan lama No. 120 mengenai Pelantikan Gug/Wagub yang dalam pelaksanaannya di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden. Dalam pelantikan yang akan dilakasanakan di DPRD Prov. Kalteng oleh Menteri Dalam Negeri (Gamawan Fauzi), dan dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD, Walikota/Wakil Walikota, Forum Komunikasi Unsur MUSPIDA, dan Bupati seluruh Kabupaten Kalteng. (ACH)

Rabu, 28 Juli 2010

Pelantikan Bupati Bantul diwarnai dengan aksi unjuk rasa

Bantul 27 juli 2010 – Pelantikan Hj. Sri Surya Widati sebagai Bupati Bantul yang baru menggantikan Idham samawi diwarnai dengan aksi unjuk rasa dari ARMP(aliansi rakyat menolak penggusuran).
Jogjakarta Government Watch,Sebumi ,Aliansi Rakyat Menggugat dan berbagai LSM lainya , salah satu tuntutan dalam aksai tersebut adalah penolakan penggusuran di kawasan pantai parang kusumo-parang tritis, dalam orasinya Watin yang bertindak sebagai koordinator umum aliansi rakyat menolak penggusuran mengatakan bahwa Pelantikan Bupati Bantul terpilih beserta jajaranya masih menyisakan problem-problem rakyat yang belum teratasi,terutama masalah penggusuran yang sekarang sedang dihadapi masyarakat parang tritis dan parang kusumo sejak tahun 2006,pembenaran tata kota dan pembenaran moralis melalui perda nomor 5 tahun 2007 tentang prostitusi dijadikan alasan untuk dapat menggusur masyarakat pesisir pantai parang tritis dan parang kusumo,penggusuran tersebut akan berdampak pada penghidupan masyarakat parang tritis dan parang kusumo kedepan,disisi lain M.Dadang Iskandar yang bertindak sebagai koordinator Jogjakarta Government Watch lebih menyoroti masalah korupsi yang terjadi di jajaran pemerintah Bantul,M.dadang iskandar berpendapat bahwa pelantikan Bupati Bantul yang baru adalah wujud dari nepotisme karena Hj.Sri Surya Widati yang sekarang menjabat sebagai bupati bantul yang baru adalah istri dari Idam samawi mantan bupati bantul yang menjabat sebelumnya sehingga segala macam kebobrokan yang dilakukan Idam Samawi akan tertutupi dengan dilantiknya istri dari Idam Samawi sebagai bupati bantul yang baru, Jogjakarta Government Watch akan selalu menjadi garda paling depan dalam menuntut penuntasan kasus-kasus korupsi di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya , aksi unjuk rasa yang dilakukan ARMP, JGW, dan beberapa LSM lainya adalah ekspresi perlawanan agar pihak-pihak yang terkait mau mendengar aspirasi mereka.(CAN)

Warga Mengeluhkan Kenaikan Harga Sembako Di Bengkulu

Bengkulu (27/07) - Meski sebagian besar warga sudah mengeluhkan naiknya harga sembako di Bengkulu namun Pemerintah Provinsi Bengkulu hingga kini belum juga menginstruksikan jajarannya untuk melakukan operasi pasar. Asisten Dua Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Fauzan Rahim membenarkan hal ini, ”memang sebagian besar warga telah mengeluhkan naiknya harga sembako di pasaran seperti untuk beras, cabe, telor, ayam potong, dan minyak goreng.” Lebih lanjut beliau mengatakan, "pihaknya belum bisa melakukan koordinasi karena kepala dinas dan staf teknis sedang berada diluar kota. Oleh sebab itu setelah kepulangan kepala dinas nanti pihaknya akan langsung mengintruksikan agar segera menangani persoalan tersebut, pelaksanaan tersebut direncakan sebelum bulan suci Ramadhan." Adapun kenaikan sembako yang berhasil dipantau diantaranya untuk beras kualitas sedang dari Rp. 9.500/kg menjadi Rp. 10.000/kg, telur dari Rp. 950/butir menjadi Rp. 1.000/butir, ayam potong dari Rp. 24.000/kg menjadi Rp. 36.000/kg. (ata)

Selasa, 27 Juli 2010

Aksi Gayatri Menuntut Bank Century

Surabaya, Ibernas (27/7),
Di depan Bank Mutiara/Bank Century cabang Surabaya Soedirman Jalan Panglima Sudirman No 29-31 Blok C Surabaya sekitar 60 anggota simpatisan Pemuda Pancasila (PP) melakukan aksi unjuk rasa yang menuntut Bank Century agar mengembalikan uang para nasabah. Agus Sukamto (Ketua Kordinator Lapangan) dan Taufik Monyong (orator). “Pemuda Pancasila akan terus mengawal aksi unjuk rasa para nasabah korban Bank Century yang dilakukan di empat tempat dengan waktu yang sama yaitu di beberapa cabang Bank Mutiara di Surabaya “ ungkap Agus.
Sementara itu, dalam pernyataan sikapnya Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Surabaya mengajukkan tuntutan kepada Bank Mutiara (BM) sebagai “Pewaris Tunggal” asset Bank Century (BC) untuk segera menyelesaikan pembayaran Dana Nasabah BC dan perlu kami ingatkan bahwa jika terjadi rush atau penarikkan besar-besaran oleh pihak nasabah maka pihak nasabah jangan dijadikan sebagai korban, atau “tumbal”. Begitu juga dengan penyelesaian pembayaran investor Antaboga Delta Securitas (ADS), hal itu masih menjadi tanggung jawab BM sebagai “anak haram” BC yang mengobral obligasi dengan janji-janji fiktif; Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawasan Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK), kami minta untuk melaksanakan keuangan pidana dan perdata sebagaimana dalam Undang-undang (UU) Perbankan dan UU Pasar Modal terhadap Bank Century yang sudah berganti menjadi Bank Mutiara serta bank-bank lain yang berprilaku sama dengan BC dan Pihak Yudikatif untuk tetap menegakkan prinsip equality before the law. Ekskusifitas narapidana perbankan khususnya Bank Century harus segera diberikkan.
Pemuda Pancasila dimotori Taufik Monyong dan Gayatri (nasabah Bank Century) melakukan aksi teatrikal dengan pelemparan telur ke arah Kantor Bank Mutiara. Aksi dilanjutkan ke Jalan Kusuma Bangsa Surabaya yang merupakan kediaman Lila Gondokusumo (Direktur Pemasaran Bank Century). (20112)