Mengenai Saya

Foto saya
jakarta, selatan, Indonesia
Indo Berita Nusantara merupakan situs berita internet yang memberikan informasi berbentuk berita diseluruh nusantara Alamat Jl. Joe. Gg. Kelapa Hijau Telp.(021)98265014 Anda punya berita atau informasi silahkan kirim ke e-mal : ibernas.jakarta@yahoo.com

Rabu, 28 Juli 2010

Pelantikan Bupati Bantul diwarnai dengan aksi unjuk rasa

Bantul 27 juli 2010 – Pelantikan Hj. Sri Surya Widati sebagai Bupati Bantul yang baru menggantikan Idham samawi diwarnai dengan aksi unjuk rasa dari ARMP(aliansi rakyat menolak penggusuran).
Jogjakarta Government Watch,Sebumi ,Aliansi Rakyat Menggugat dan berbagai LSM lainya , salah satu tuntutan dalam aksai tersebut adalah penolakan penggusuran di kawasan pantai parang kusumo-parang tritis, dalam orasinya Watin yang bertindak sebagai koordinator umum aliansi rakyat menolak penggusuran mengatakan bahwa Pelantikan Bupati Bantul terpilih beserta jajaranya masih menyisakan problem-problem rakyat yang belum teratasi,terutama masalah penggusuran yang sekarang sedang dihadapi masyarakat parang tritis dan parang kusumo sejak tahun 2006,pembenaran tata kota dan pembenaran moralis melalui perda nomor 5 tahun 2007 tentang prostitusi dijadikan alasan untuk dapat menggusur masyarakat pesisir pantai parang tritis dan parang kusumo,penggusuran tersebut akan berdampak pada penghidupan masyarakat parang tritis dan parang kusumo kedepan,disisi lain M.Dadang Iskandar yang bertindak sebagai koordinator Jogjakarta Government Watch lebih menyoroti masalah korupsi yang terjadi di jajaran pemerintah Bantul,M.dadang iskandar berpendapat bahwa pelantikan Bupati Bantul yang baru adalah wujud dari nepotisme karena Hj.Sri Surya Widati yang sekarang menjabat sebagai bupati bantul yang baru adalah istri dari Idam samawi mantan bupati bantul yang menjabat sebelumnya sehingga segala macam kebobrokan yang dilakukan Idam Samawi akan tertutupi dengan dilantiknya istri dari Idam Samawi sebagai bupati bantul yang baru, Jogjakarta Government Watch akan selalu menjadi garda paling depan dalam menuntut penuntasan kasus-kasus korupsi di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya , aksi unjuk rasa yang dilakukan ARMP, JGW, dan beberapa LSM lainya adalah ekspresi perlawanan agar pihak-pihak yang terkait mau mendengar aspirasi mereka.(CAN)

Warga Mengeluhkan Kenaikan Harga Sembako Di Bengkulu

Bengkulu (27/07) - Meski sebagian besar warga sudah mengeluhkan naiknya harga sembako di Bengkulu namun Pemerintah Provinsi Bengkulu hingga kini belum juga menginstruksikan jajarannya untuk melakukan operasi pasar. Asisten Dua Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Fauzan Rahim membenarkan hal ini, ”memang sebagian besar warga telah mengeluhkan naiknya harga sembako di pasaran seperti untuk beras, cabe, telor, ayam potong, dan minyak goreng.” Lebih lanjut beliau mengatakan, "pihaknya belum bisa melakukan koordinasi karena kepala dinas dan staf teknis sedang berada diluar kota. Oleh sebab itu setelah kepulangan kepala dinas nanti pihaknya akan langsung mengintruksikan agar segera menangani persoalan tersebut, pelaksanaan tersebut direncakan sebelum bulan suci Ramadhan." Adapun kenaikan sembako yang berhasil dipantau diantaranya untuk beras kualitas sedang dari Rp. 9.500/kg menjadi Rp. 10.000/kg, telur dari Rp. 950/butir menjadi Rp. 1.000/butir, ayam potong dari Rp. 24.000/kg menjadi Rp. 36.000/kg. (ata)

Selasa, 27 Juli 2010

Aksi Gayatri Menuntut Bank Century

Surabaya, Ibernas (27/7),
Di depan Bank Mutiara/Bank Century cabang Surabaya Soedirman Jalan Panglima Sudirman No 29-31 Blok C Surabaya sekitar 60 anggota simpatisan Pemuda Pancasila (PP) melakukan aksi unjuk rasa yang menuntut Bank Century agar mengembalikan uang para nasabah. Agus Sukamto (Ketua Kordinator Lapangan) dan Taufik Monyong (orator). “Pemuda Pancasila akan terus mengawal aksi unjuk rasa para nasabah korban Bank Century yang dilakukan di empat tempat dengan waktu yang sama yaitu di beberapa cabang Bank Mutiara di Surabaya “ ungkap Agus.
Sementara itu, dalam pernyataan sikapnya Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Surabaya mengajukkan tuntutan kepada Bank Mutiara (BM) sebagai “Pewaris Tunggal” asset Bank Century (BC) untuk segera menyelesaikan pembayaran Dana Nasabah BC dan perlu kami ingatkan bahwa jika terjadi rush atau penarikkan besar-besaran oleh pihak nasabah maka pihak nasabah jangan dijadikan sebagai korban, atau “tumbal”. Begitu juga dengan penyelesaian pembayaran investor Antaboga Delta Securitas (ADS), hal itu masih menjadi tanggung jawab BM sebagai “anak haram” BC yang mengobral obligasi dengan janji-janji fiktif; Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawasan Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK), kami minta untuk melaksanakan keuangan pidana dan perdata sebagaimana dalam Undang-undang (UU) Perbankan dan UU Pasar Modal terhadap Bank Century yang sudah berganti menjadi Bank Mutiara serta bank-bank lain yang berprilaku sama dengan BC dan Pihak Yudikatif untuk tetap menegakkan prinsip equality before the law. Ekskusifitas narapidana perbankan khususnya Bank Century harus segera diberikkan.
Pemuda Pancasila dimotori Taufik Monyong dan Gayatri (nasabah Bank Century) melakukan aksi teatrikal dengan pelemparan telur ke arah Kantor Bank Mutiara. Aksi dilanjutkan ke Jalan Kusuma Bangsa Surabaya yang merupakan kediaman Lila Gondokusumo (Direktur Pemasaran Bank Century). (20112)

BMPH MENGGELAR AKSI DI KANTOR GUBERNUR SULAWESI TENGGARA


Ibernas, Senin (26/7) Barisan Mahasiswa Peduli Hukum (BMPH) menggelar aksi unjuk rasa yang dimulai dari depan gedung Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Tema yang diusung merupakan kasus penyelundupan unggas di Sulawesi Tenggara yang merugikan pendapatan daerah sebesar 150 juta rupiah.
Dalam orasinya, Taha Ramadhan yang juga bertindak sebagai koordinator aksi lapangan mempertanyakan perkembangan proses kasus penyelundupan unggas, dimana La Ode Arifaid, salah satu anggota DPRD Kota Kendari telah menyandang status tersangka dan dituduhkan telah melanggar UU No. 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan Pasal 31 ayat 1 dan 2, namun terdapat dugaan bahwa penegak hukum memperlambat proses hukum kasus ini sehingga menimbulkan indikasi permainan antara tersangka dengan penegak hukum.
Berdasarkan hasil investigasi, yang menghimpun informasi dari hasil rekomendasi beberapa saksi, bahwa diduga dengan keberangkatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) karantina hewan, ikan dan tumbuhan kelas II Kendari di Jakarta untuk melakukan penyelidikan terhadap saksi (Marjaya) pada bulan Juni 2010, menimbulkan indikasi konspirasi yang dibangun antara tersangka dengan PPNS.
Didapatkan informasi dari PPNS, bahwa untuk perbaikan dan kelengkapan untuk di P21kan kasus ini, PPNS telah mengirimkan surat ijin pemeriksaan yang kedua kali kepada Gubernur dan sampai sekarang belum ada balasan.
Drs. Satar Spd. Mpd. selaku Asisten 2 Sekda Provinsi Sultra yang didampingi Jaya Bhakti selaku Staf Pol PP dan Edison Hitipeuw mewakili Gubernur Sultra mengatakan, “surat izin pemeriksaan terhadap seorang anggota dewan sudah keluar sekitar 2 bulan yang lalu, untuk kelengkapan penyidikan dari Kepolisian dan Kejaksaan.” Menurutnya, PPNS harusnya berkoordinasi ke Kepolisian, bukan dengan Gubernur Sulawesi Tenggara.(20151)

Jelang Bulan Puasa Harga Sembako Naik

Surabaya. (26/7) Menjelang bulan puasa tahun ini harga sembako mulai menunjukkan kenaikan harga. Ditaksir harga sembako ini akan terus mengalami kenaikan. Menurut H. Said pemilik warung di Jalan Jagir Wonokromo harga beras sejenis raskin sekarang seharga Rp 6.500, beras terbaik Rp 8.600, gula pasir  Rp 9.800, Minyak 8.900, telor 14.700. Akan tetapi, menurut H. Said", harga beras akan mengalami penurunan saat pertengahan bulan puasa. Kenaikan harga sembako ini dimulai sejak 1 Juli 2010.Sama halnya dengan yang dirasakan oleh pak agus pemilik warung, para penjual ini menginginkan pemerintah untuk menetralisir kenaikan harga sembako ini.

Karena kenaikan harga ini membuat para penjual bingung untuk menaikkan harga, para penjual
takut jika kenaikan harga terlalu signifikan para pelanggan akan kabur. Tentu saja ini membuat
para penjual mengurangi keuntungan yang didapat, penjual hanya mengandalkan putaran dari
penjualan. (Elen/20108)

Senin, 26 Juli 2010

Kesiapan Bulog Menghadapi Kenaikan Harga Beras Pada Bulan Ramadhan

Pada 26 Juli 2010 di Kantor Perum Bulog Jalan Ahmad Yani Surabaya, Nita Staff Humas Bulog, mengatakan antara lain : Kenaikan harga sembako terjadi karena berbagai faktor, antara lain faktor psikologi mendekati Hari Raya, faktor cuaca yang menyebabkan gagal panen dan persediaan beras berkurang. Pihaknya mengatakan masalah stok beras untuk wilayah Jawa Timur cukup sampai delapan bulan kedepan. Jadi kenaikan harga beras tidak berasal dari berkurangnya stock beras di gudang Bulog melainkan karena faktor psikologi mendekati Hari Raya. Bulog mempunyai dua jenis beras yaitu beras rakyat miskin (Raskin) dan beras cadangan pemerintah (CBP). Beras Raskin diperuntukan bagi rakyat miskin yang setiap bulannya berhak membeli Raskin sebanyak 15 kg per rumah tangga sasaran dengan harga Rp. 1.600,- per kg. Sedangkan beras CBP digunakan dalam keadaan darurat seperti pada saat terjadinya bencana alam pihaknya memberikan beras CBP untuk korban bencana alam. Beras CBP terkadang diperjualbelikan untuk masyarakat umum, akan tetapi jumlah pembelian beras CBP dibatasi sebanyak dua atau tiga sak karung beras ukuran 15 kg. Langkah Bulog untuk menghadapi kenaikan harga beras dengan cara melakukan operasi pasar untuk membantu masyarakat dengan menjual beras CBP yang harganya dibawah harga pasar dan mempercepat pembagian Raskin. Beras CBP pada operasi pasar kemarin dijual sebesar Rp. 5.800,- per kg. Animo masyarakat sangat tinggi terhadap program operasi pasar yang dilakukan Bulog. Selain itu Bulog menjual beras CBP di gudangnya pada setiap kabupaten sebesar Rp. 5.650,- per kg. Cadangan beras Raskin di Jawa Timur mencapai 426.873 ton, dimana perbulan membutuhkan 46.197 ton untuk 3.079.822 rumah tangga sasaran. Sedangkan CBP untuk wilaya Jatim sebanyak 4.000 ton selama satu tahun, dimana setiap kabupaten mendapatkan 100 ton.(20131)